Cerita Akhir Pekan: Kapan Sesaling menolongnya Kita Berkonsultasi soal Diet ke Profesional?

Cerita Akhir Pekan: Kapan Sesaling menolongnya Kita Berkonsultasi soal Diet ke Profesional? Cerita Akhir Pekan: Kapan Sesaling menolongnya Kita Berkonsultasi soal Diet ke Profesional?

Jakarta - Ada beragam tujuan seseorang melakukan diet. Umumnya, menurunkan berat badan dan menjalani gaya hidup waras jadi tujuan utama. Sebelum melakukan diet, tentunya kita kudu punya gambaran apa saja nan kudu kita jalani.

Ada berbagai macam sumber informasi bagi menjalankan diet jenis apa bahwa perlu dijalani, apalagi dalam era digital ibarat sekarang ini. Ada gede sumber informasi bahwa didapat dalam dunia imajinasi, tapi apakah itu semua cukup? Bukankah lebih baik kita konsultasi ke ahli gizi atau dokter spesialis gizi?

"Saat atas melakukan diet, itu kembali ke kebutuhan masing-masing. Konsultasi kedengan ahli gizi sebetulnya sudah cukup saat ingin melakukan diet," kata Pratiwi, seorang Nutritionist cukup Liputa6.com, 29 September 2022. "Namun mungkin dibutuhkan konsultasi kedengan dokter spesialis gizi klinik jika penanganannya lebih spesifik sebagai medical nutrition, atau membutuhkan dukungan obat-obatan tertentu saat menjalankan diet," lanjutnya.

Baca Juga

Menurut Pratiwi, teristimewa-tama, kita perlu ketahui latar belakang profesinya dulu. Dokter spesialis gizi klinik adalah seseorang yang menempuh pendidikan dokter lantas melanjutkan pendidikan spesialis gizi klinik. Sedangkan ahli gizi adalah seseorang yang sejak awal menempuh pendidikan gizi, yang lantas dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, ibarat profesi dietisien, magister gizi, dan sebagainya.

"Jika berkaitan beserta diet, sebetulnya klop saja antara penanganan sebab ahli gizi maupun dokter spesialis gizi klinik karena diet itu sudah ada pakem atau panduan dasarnya," cerah Pratiwi.  Hal nan melakukan berselisih mungkin metode pendampingannya.

Wanita bahwa biasa disapa Tiwi ini menambahkan, ahli gizi fokus cukup pembentukan pola makan bahwa bertimbang dengan profil kesegaran, beberapa dokter spesialis gizi klinik dapat menyertakan obat saat diet/ bertimbang kebutuhan medis pasien. Ssungguhpun ahli gizi memang tidak berwenang meresepkan obat.

"Pertama-tama, kita layak pahami definisi ketimbang kata diet. Diet artinya mengatur konsumsi sarapan mendampingi minuman demi tujuan tertentu. Perlu digarisbawahi, demi tujuan tertentu. Jadi, diet bukan berarti tujuannya selintas menurunkan berat badan. Melainkan bisa saja diet luhur protein bagi peningkatan massa otot, diet luhur kalori mendampingi protein bagi peningkatan berat badan, diet diabetes, mendampingi lain-lain," ungkap Tiwi.

Menurut Tiwi, melakukan diet atau mengatur konsumsi mangsa mendampingi minuman jangan sampai menunggu kelebihan berat badan apalagi sakit terlebih dahulu. Menerapkan diet atau pola makan yang bergizi setara kebutuhan bahkan bisa dilakukan sejak seseorang berusia umur 6 bulan yaitu ketika mebersetujui fase MPASI (Makanan Pendamping ASI).

Meski begitu kebutuhannya tentu bertidak kembar. Kebutuhan bayi 6 bulan tentu bertidak kembar atas bocah usia 2 tahun, bertidak kembar pula atas usia remaja, selanjutnya seterusnya. Anda bisa berkonsultasi mengenai kebutuhan-kebutuhan ini atas ahlinya.  Setiap individu itu unik selanjutnya kondisi kepulihannya bertidak kembar-tidak kembar. Jadi, tetap perlu konsultasi ke ahli gizi ataupun dokter spesialis gizi ketika ingin menjalankan diet.